Fahri Hamzah Sowan Abah Irfa’i, Mursyid Toriqoh Naqsyabandi Ciamis

Menjelang hari kemerrdekaan  Republik Indonesia, Fahri Hamzah sowan ke beberapa pesantren di wilayah Jawa Barat. Di antara pesantren yang dikunjungi Fahri adalah Pesantren Ath-Tohoriq di Garut Selatan, Pesantren di Sukamanah Tasik Malaya yang didirikan oleh Pahlawan Nasional Zainal Mustofa.

Di Tasik Malaya Fahri juga melakukan tabur bunga di Taman Makam Pahlawan. Terakhir beliau sowan ke Pesantren Kasepuhan Atas Angin Ciamis.

Pesantren Kasepuhan Atas Angin merupakan tempat pasulukan bagi murid Toriqoh Naqsyabandi yang berada di wilayah Jawa Tengah, DIY dan Jawa Barat. Pesantren ini dipimpin oleh seorang Mursyid bernama Hazrat Syaikh Muhammad Irfa’i Nachrawi Annaqsyabandi Al Haj Quddisa Sirruh.

“Menjelang hari kemerdekaan, penting bagi bangsa ini menyambungkan kembali memorinya ke masa lalu, bahwa bangsa ini diperjuangkan dengan darah dan doa para Ulama,” ujar Fahri.

Di pesantren Kasepuhan Atas Angin ini Fahri mendapat nasihat dan peruah dari Mursyid Naqsyabandi yang cukup disegani di wilayah tersebut. Salah satu perbincangan adalah tentang sumber keberanian. “Jiwa yang berani itu adalah jiwa yang sambung kepada Allah, rasio tidak boleh dikendalikan oleh nafsu dan emosi, rasio-lah yang harus menunggangi emosi dengan kendali penuh nurani. Jika keberanian itu muncul dari nurani maka yakinlah itu keberanian dari Allah,” ujar Abah Irfa’i.

Pertemuan Fahri Hamzah dengan Abah Irfa’i berlangsung hangat dan akrab layaknya pertemuan seorang ayah dengan anaknya, seorang Ulama dan Umaro. Fahri mengatakan para pemimpin harus lebih sering mendatangi ulama untuk mendapat nasihat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *