Din Syamsudin: “Keberanian Fahri Penanda Dia sedang Membela Keyakinannya akan Kebenaran”

Oleh: Didin Maninggara

Acara buka puasa bersama di kediaman Prof. Dr. M. Din Syamsuddin digelar rutin setiap tahun untuk berbagai elemen bangsa. Pada buka puasa, Kamis, 17 Juni ini giliran warga Sumbawa di Jabodetabek, dihadiri puluhan tokoh masyarakat Sumbawa. Mereka antara lain, Juru Bicara Mahkamah Agung, Dr. Suhadi, SH, MH, Jenderal Purnawirawan Agus Mulyadi, Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah, dan Wakil Bupati Sumbawa Mahmud Abdullah mewakili Bupati H. Husni Djibril, B.Sc.

Acara yang dipandu A. Rahim Mahmud, menjadi ajang testimoni dukungan moril kepada Fahri Hamzah.

Tuan rumah, Din Syamsuddin menyampaikan harapan singkat sarat makna. Presiden Konferensi Dunia untuk Agama dan Perdamaian yang bermarkas di New York, Amerika Serikat, ini mengajak semua elemen masyarakat Pulau Sumbawa, bahwa sebagai orang Sumbawa tidak perlu banyak bertanya dan mencari alasan untuk membela Fahri Hamzah, tetapi cukup dengan meyakini bahwa orang Sumbawa akan menjadi pemberani jika ia merasa benar.

Din menambahkan, “Hanya Allah yang ditakutkan oleh orang Sumbawa, maka keberanian Fahri dalam menghadapi kasusnya adalah penanda dia sedang membela keyakinannya akan kebenaran, cukup keberanian itu sebagai kode buat kita semua bahwa memang ia berada di pihak yang benar” tandasnya disambut ekspresi semangat hadirin.

Disamping masalah yang sedang menimpa Fahri Hamzah sebagai saudara sedarah sesama Sumbawa, Ketua Umum Pergerakan Indonesia Maju (PIM), ini juga menjelaskan ihwal Klinik Muhammadiyah Sumbawa, Pesantren Muhammadiyah di Maronge, dan SMP Internasional Dea Malela di komplek Pesantren Modern Internasional Dea Malela di Pamangong.

Din meminta doa dan dukungan masyarakat dalam membangun cikal bakal peradaban pengetahuan global yang berpusat dari Sumbawa untuk dunia.

Sementara itu, Wakil Bupati Sumbawa, Drs. H. Mahmud Abdullah dalam sambutannya menyampaikan terima kasih atas kekompakan dan kebersamaan diaspora masyarakat Sumbawa di Jakarta dalam membangun tali silaturrahmi sesama keluarga Samawa di tanah rantau.

Mahmud Abdullah yang alumni Institut Ilmu Pemerintahan (IIP) di Jakarta, juga memohon dukungan, agar semua pihak dapat bekerja sama membangun Tana Samawa, khususnya Kabupaten Sumbawa.

Acara ini dimeriahkan oleh pentas sakeco yang didatangkan langsung dari Sumbawa di bawah pimpinan H. Hasanuddin, yang akrab disapa H. Ace.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *