PIDATO KELUAR SUMUR

Hari ini (kemarin, 1 Februari) sebetulnya ada peristiwa besar bagi kader PKS

1 Februari 2013 adalah peristiwa paling penting dalam sejarah PKS.

Hari ini adalah peringatan “Pidato Keluar Sumur” oleh Presiden Anis Matta yang dahsyat.

Pidato Keluar Sumur 1 Februari 2013 Anis Matta : https://t.co/RAvOcv5bUM

Saudaraku kader PKS
Kita melalui hari-hari penting. Aku mengajakmu menyusun kembali memori tentang daya tahan kita sebagai partai sebagai jamaah. Ini aku, saksi sejarah lukamu dan sejarah luka kita. Memar, biru, jingga.

Saudaraku kader PKS ,
Hati kita berkeping, berserak berantakan. Sore itu, sekelompok aparat negara datang mendekati markas dakwah dan menjemput pemimpin kita.

Tidak ada yang lebih pahit dan getir dari tuduhan korupsi pada hari itu.

Hari itu,
Angkara murka datang menjemput nyawa partai kita, simbol tertinggi dalam partai kita dijemput sebagai tersangka.

Ia berjalan terhuyung siraman lampu kamera yang menyorot tajam melukai pengertian kita tentang BERSIH-PEDULI yang kita usung dan percaya.

Sejak hari itu, 1 Februari 2013 seluruh wajah Kader PKS tertunduk malu oleh caci maki dan sumpah serapah.

Mau kemana kita setelah hari itu? Dunia terasa sempit. Orang2 memandang kita dengan pandangan hina. KHUTBAH dan tulisan membakar telinga.

Tapi, ALHAMDULILLAH, ada sosok baru yang hadir dari balik krisis yang besar ini.

Krisis yang hampir menghilangkan seluruh sisa kepercayaan diri kita; tentang keyakinan yang kita pelihara selama ini. ALHAMDULILLAH harapan itu masih ada.

Itulah makna memperingati hari 1 Februari 2013 ini bagi Kader PKS. Kita memang partai kader tetapi kita tetap memerlukan pemimpin yang menginspirasi dan ALHAMDULILLAH Ustadz Anis Matta memimpin pada masa yang tepat. Beliau menyampaikan Pidato Keluar Sumur

Dalam Pidato Keluar Sumur Anis Matta menyebut ada 2 babak yang merujuk kepada kisah Nabi Yusuf yang sangat terkenal

Pertama kisah Nabi Yusuf sampai dibuang ke dalam sumur oleh saudara-saudaranya sampai keluar. Kedua, kisah keluar sumur sampai menjadi pejabat di Istana.

Saya dan Kader PKS umumnya sangat terkesan dengan Pidato Keluar Sumur dan pidato-pidato Anis Matta lainnya yang membuatnya tidak saja menjadi pemimpin manajerial tetapi juga pemimpin inspiratif.

Beliau melengkapi kebutuhan spiritual partai untuk melawan tirani.

Pidato Anis Matta memberikan daya tahan kepada Kader PKS sehingga tidak saja sanggup keluar dari krisis tetapi bahkan membayangkan kemenangan menuju istana.

Inilah kunci daya tahan PKS sebagai partai dan jamaah periode lalu.

Tanggal 1 Februari 2013 juga dalam Pidato Keluar Sumur itu Anis Matta menyatakan mundur sebagai wakil ketua DPR RI periode 2009-2014 karena akan dekonsentrasi sebagai presiden PKS. Ini memberi Kader PKS sinyal kesungguhan berjuang.

Peristiwa 1 Februari 2013 itu persis 5 Tahun Pidato AM yang juga berarti saya sesungguhnya telah melampaui waktu beliau dalam menjabat wakil ketua DPR RI.

Waktu menunjukkan kita sudah berpindah ke tanggal 2 Februari 2018 dan artinya sudah lebih 1 hari.

Saya terbawa oleh jadwal Pidato Keluar Sumur Anis Matta karena tahu betul betapa sakit dan getirnya lima tahun lalu itu.

Saya takkan pernah lupa sampai kapanpun. Saya ingin Kader PKS tak ada yang lupa hari pahit dan getir itu.

Kita doakan ustadz Anis Matta tetap berada dan menginspirasi Kader PKS bahkan menginspirasi bangsa Indonesia.

Kita doakan beliau lancar dalam meniti jalan yang tak mudah di depan mata.

Terima kasih Ustadz Anis Matta yang telah memimpin kita dalam krisis yang sangat melelahkan.

Semoga Allah SWT terus memberikan kejayaan kepada jihad dan dakwah PKS Selamanya. Amin yaa Rabbal alamin.

Twitter @Fahrihamzah 1/2/2018

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *