Bela Fahri?

Bela Fahri?

Pikir-pikir lagi deh…

Jangan Bela Fahri Hamzah…
Oleh Agus Cuprit
.
Fahri Hamzah memang keras, tak hanya dari gaya bicaranya yang berapi-api, tetapi dalam sikap dan pendiriannya juga. Tak cukup satu-dua kali ia berbicara tentang apa yang dinilainya sebagai kebenaran, justru kerap. Dan begitu ia adanya, ia lawan semua hal yang disebutnya sebagai kedzaliman, tak peduli meski harus melawan sendirian.
.
Fahri Hamzah sejatinya lelaki berhati lembut. Beberapa kali aku menyaksikannya menangis, berurai air mata, bukan untuk dirinya, ia menangis pada peristiwa yang menimpa orang-orang baik dan tak bersalah. Kelembutan itu juga bisa dilihat dari piawainya ia menulis puisi. Karena, seni memang melembutkan hati.
.
Fahri Hamzah juga seorang kawan yang setia. Tak ada ia khianati sesiapa, meski kadang ia terluka, ia simpan lukanya, dan tak juga yang melukai dianggap lawannya. Baginya, setiap manusia adalah saudara, kalau harus berhadapan, yang ia lawan adalah perbedaan sikapnya, bukan orangnya.
.
Fahri Hamzah pernah berujar; jangan bela Fahri Hamzah, karena seorang Fahri Hamzah bisa punah. Belalah kebenaran, karena kekal ia. Maka tak salah, jika diskusi dan adu argumen senantiasa mewarnai hari-harinya. Jika tak mampu membantahnya, berlalulah ia.
.

(Di ruang Ditreskrimsus Polda Kepulauan Riau)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *