Kongres Nasional Keluarga Alumni KAMMI : JK dan Gerakan Islam Kaum Muda (3)

Dalam pembukaan Kongres Nasional Alumni KAMMI, panitia menawarkan ke Wakil Presiden Jusuf Kalla sebuah tema. Tema yang sepertinya tidak asing bagi JK. Pidato Kebangsaan esok berjudul “Gerakan Islam dan Cita-cita Kepahlawanan Indonesia”.

Esok, selain panggung Pembukaan Kongres menjadi milik Fahri Hamzah dan Gatot Nurmantyo, panggung Kongres sesungguhnya juga akan menjadi milik JK. Karena ini adalah momentum paling tepat bagi JK untuk berbicara tentang kaum muda, gerakan islam dan masa depan Indonesia. Tak bisa dipungkiri, JK adalah tokoh gerakan Islam. Terlepas dari kelebihan dan kekurangannya, JK dianggap oleh ummat sebagai tokoh yang mewakili wajah Islam Indonesia.

Latar belakang JK muda sebagai aktivis HMI dan di masa dewasanya yang senantiasa mengayomi dan membersamai aktivis Islam dari berbagai kalangan, serta kapasitasnya sebagai ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) menjadikan JK adalah sosok yang tepat untuk berbicara tentang masa depan gerakan Islam dalam menyemai peradaban di Indonesia.

Latar belakang Alumni KAMMI diamana KAMMI disebut-sebut sebagai organisasi kaum muda pergerakan Islam yang sangat eksis di seluruh kampus di Indonesia dan dianggap sebagai salah satu aktor utama gerakan ekatra kampus yang mampu menjadi pengikat antar organ gerakan menjadikan momentum esok adalah momentum yang tepat bagi JK untuk berbicara. Mewariskan pikirannya tentang masa depan Islam dan Indonesia di tengah gelombang perubahan dunia.

Esok menjadi waktu yang sangat tepat, ketika orang yang tepat bertemu dengan orang-orang muda yang tepat.

Maka, membaca pikiran JK sebagai seorang aktivis Islam yang akan memberikan pidato kebangsaan di tenngah anak-anak muda pergerakan Islam, JK akan berbicara sebagai sebuah bapak yang akan menceritakan kisahnya dan mewariskan harapannya pada anak-anak muda. JK akan memberikan harapan dan semangat agar anak-anak muda aktivis Islam terus bertumbuh dengan hidup dan pengalamannya menyelesaikan masalah-masalah ummat dan bangsa.

Anak-anak muda aktivis Islam adalah salah satu benteng terkuat republik ini. Anak muda aktivis Islam adalah modal terkuat bangsa ini menghadapi dunia masa depan. Dan Islam adalah narasi yang sempurna di tengah kegelisahan banyak manusia dan bangsa menjalani perubahan yang cepat dari berbagai belahan dunia.

Islam akan menjadi narasi yang meyakinkan masyarakat dunia ketika nilainya; nilai yang membentuk masyarakat demokratis dan madani penduduk dunia berlampau tahun lalu, bisa kita praktikkan kembali. Islam adalah rahmat sekalian alam. Itu keyakinan kita. Dan bangsa Indonesia dengan karakter Islam yang genuine dan unik telah menjadi jawaban tentang pencarian model paling ideal bagaimana bangsa dunia hidup dan bertumbuh di era modern.

Dan Alumni KAMMI adalah ujung tombak dan juru bicara tentang islam yang damai dan demokratis. Maka marilah kita semua berdiri di depan sebagai sebuah wajah bangsa. Buatlah karya yang membanggakan. Jadilah anak-anak bangsa yang mampu memimpin kafilah peradaban.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *